Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PSG Vs Bayern, Luis Enrique: Tak Ada Tim yang Lebih Baik dari PSG

Kompas.com, 28 April 2026, 06:20 WIB
Add on Google
Sem Bagaskara

Penulis

Sumber AFP

KOMPAS.com - PSG asuhan Luis Enrique begitu percaya diri menatap laga semifinal Liga Champions kontra Bayern. Ia mengatakan tak ada tim yang lebih baik dari PSG.

Stadion Parc des Princes di Kota Paris akan menjadi arena duel leg pertama semifinal Liga Champions 2025-2026 PSG vs Bayern Muenchen, Selasa (28/4/2026) atau Rabu dini hari pukul 02.00 WIB.

Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, menilai duel di Parc des Princes nanti akan mempertemukan dua tim dengan performa paling konsisten sepanjang musim ini.

“Ini adalah dua tim terbaik di Eropa, meskipun Arsenal juga menjalani musim yang sangat bagus,” ucap Luis Enrique dilansir dari AFP.

Baca juga: Virgil Van Dijk Sebut PSG Lebih Pantas Lolos dari Liverpool

Walau begitu, sang pelatih asal Spanyol tersebut begitu percaya diri menyebut timnya sebagai yang terbaik.

“Dari segi konsistensi, mungkin Bayern sedikit di atas kami, tetapi kami telah menunjukkan bahwa tidak ada tim yang lebih baik dari kami,” ujar pelatih yang membawa PSG juara Liga Champions 2024-2025 tersebut.

Para pemain Paris Saint-Germain dan bek Brasil Paris Saint-Germain #05 Marquinhos mengangkat trofi setelah pertandingan final Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Inter Milan di Munich, Jerman selatan pada 31 Mei 2025.AFP/MICHAELA STACHE Para pemain Paris Saint-Germain dan bek Brasil Paris Saint-Germain #05 Marquinhos mengangkat trofi setelah pertandingan final Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Inter Milan di Munich, Jerman selatan pada 31 Mei 2025.

PSG Ingin Pertahankan Gelar Liga Champions

Sejak Luis Enrique mengambil alih kursi pelatih pada 2023, PSG mampu menembus semifinal Liga Champions selama tiga musim berturut-turut.

Puncaknya adalah PSG mampu tampil sebagai kampiun Liga Champions dengan cara meyakinkan, yakni melibas raksasa Italia, Inter Milan, 5-0 di laga final musim lalu.

Baca juga: Kata-kata Arne Slot Usai Hasil Liverpool Vs PSG 0-2

Pencapaian itu mempertegas status PSG sebagai salah satu kekuatan utama di Eropa saat ini.

Dalam perjalanan menuju semifinal Liga Champions 2025-2026, anak asuh Enrique mendepak tim-tim mapan, termasuk dua kontestan Premier League, Chelsea dan Liverpool.

“Ini adalah sebuah kebanggaan dan hal itu memang pantas kami dapatkan. Anda harus memiliki ambisi untuk mencapai tahap ini dan saya pikir kami memilikinya.”

“Kami masih ingin melangkah lebih jauh,” ujar Enrique mengungkap ambisi timnya untuk mempertahankan gelar Liga Champions.

Enrique tak boleh terlalu jemawa karena Bayern berpotensi menghadirkan bahaya.

Bayern tercatat pernah mengalahkan PSG 1-0 pada League Phase Liga Champions, November 2024 silam.

PSG kemudian membalas dengan kemenangan 2-0 ketika bersua Bayern di perempat final Piala Dunia Antarklub di Amerika Serikat Juli tahun lalu.

Halaman:


Terkini Lainnya
Daftar Sanksi Komdis PSSI untuk Bhayangkara FC U20 Usai Insiden di Stadion Citarum
Daftar Sanksi Komdis PSSI untuk Bhayangkara FC U20 Usai Insiden di Stadion Citarum
Liga Indonesia
Media Vietnam Nilai Timnas U17 Indonesia Sulit Lolos Piala Dunia U17 2026
Media Vietnam Nilai Timnas U17 Indonesia Sulit Lolos Piala Dunia U17 2026
Timnas Indonesia
Gianni Infantino Tegaskan Iran Tetap Berpartisipasi, Tutup Peluang Italia di Piala Dunia 2026?
Gianni Infantino Tegaskan Iran Tetap Berpartisipasi, Tutup Peluang Italia di Piala Dunia 2026?
Internasional
Jay Idzes Nilai Jepang Vs Belanda Akan Jadi Duel Paling Seru di Piala Dunia 2026
Jay Idzes Nilai Jepang Vs Belanda Akan Jadi Duel Paling Seru di Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia
Giovanni Malago Didukung Asosiasi Pemain dan Pelatih Jadi Presiden FIGC
Giovanni Malago Didukung Asosiasi Pemain dan Pelatih Jadi Presiden FIGC
Liga Italia
Iran Absen di Kongres FIFA, Gianni Infantino Tegaskan Tetap Tampil di Piala Dunia 2026
Iran Absen di Kongres FIFA, Gianni Infantino Tegaskan Tetap Tampil di Piala Dunia 2026
Internasional
Setelah Cesc Fabregas, Como Siap Lahirkan Pelatih Top Lagi
Setelah Cesc Fabregas, Como Siap Lahirkan Pelatih Top Lagi
Liga Italia
Bagi Luka Modric Hanya Ada AC Milan atau Pensiun
Bagi Luka Modric Hanya Ada AC Milan atau Pensiun
Liga Italia
Bernardo Silva Pilih Barcelona, Juventus Jadi Alternatif
Bernardo Silva Pilih Barcelona, Juventus Jadi Alternatif
Liga Spanyol
Cesc Fabregas Tak Mau ke Chelsea, Bidik Posisi Pelatih Arsenal
Cesc Fabregas Tak Mau ke Chelsea, Bidik Posisi Pelatih Arsenal
Liga Inggris
Persib Ukir 'Remontada', Hodak Ungkap Alasan Ganti Beckham Putra
Persib Ukir "Remontada", Hodak Ungkap Alasan Ganti Beckham Putra
Liga Indonesia
Hansi Flick Siap Perpanjang Kontrak di Barcelona hingga 2028
Hansi Flick Siap Perpanjang Kontrak di Barcelona hingga 2028
Liga Spanyol
Piala Uber 2026 Indonesia Vs Korea Selatan, Laga Ulangan Beda Rasa
Piala Uber 2026 Indonesia Vs Korea Selatan, Laga Ulangan Beda Rasa
Badminton
Video Dukungan Lionel Messi untuk UE Cornella yang Berjuang Promosi
Video Dukungan Lionel Messi untuk UE Cornella yang Berjuang Promosi
Liga Spanyol
4 Pemain Dewa United Dipanggil Timnas, Riekerink Sebut Buah Kerja Keras
4 Pemain Dewa United Dipanggil Timnas, Riekerink Sebut Buah Kerja Keras
Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau